Tag: Jakarta

  • Dude Harlino Lindungi Anak dari Abu Anak Krakatau lewat Sekolah Daring

    Dude Harlino Lindungi Anak dari Abu Anak Krakatau lewat Sekolah Daring

    Fenomena abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah publik figur di Ibu Kota menyesuaikan pola aktivitas keluarga. Aktor Dude Harlino termasuk yang menyampaikan kekhawatiran, terutama terkait kesehatan anak-anak di rumah. Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah, isu ini relevan sebagai pengingat bahwa partikel vulkanik bisa menyebar jauh dan menuntut kewaspadaan sederhana sehari-hari.

    Suami Alyssa Soebandono itu menceritakan temuan lapisan debu tipis di kendaraannya pada pagi hari. Meski tidak tebal, karakter debunya terasa berbeda dari kotoran biasa. Setelah membandingkan dengan laporan media, ia menyimpulkan material tersebut berpotensi abu vulkanik yang perlu ditangani hati-hati.

    Temuan debu tipis di kendaraan memicu kewaspadaan

    Dude Harlino menuturkan pengalamannya saat dijumpai di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia melihat sisa debu yang menempel di bodi mobil pada pagi hari sebelumnya dan masih terasa keesokan harinya. Penampakan yang samar justru membuatnya lebih teliti, bukan abai.

    Menurut penuturannya, debu itu cukup tipis namun secara visual tidak sama dengan debu jalanan pada umumnya. Perbandingan dengan informasi yang beredar di media memperkuat keyakinannya bahwa material tersebut terkait aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Sikap hati-hati ini menjadi titik awal perubahan aturan di lingkungan rumah tangganya.

    Anak dilindungi, aktivitas luar dikurangi

    Kekhawatiran utama Dude tertuju pada anak-anak. Abu vulkanik dikenal memiliki partikel tajam dan bersifat abrasif sehingga berisiko mengiritasi saluran pernapasan serta mata jika terpapar tanpa pelindung. Karena itu, ia membatasi kegiatan anak di luar ruangan selama kondisi udara belum dipastikan aman.

    Langkah pembatasan tersebut dilengkapi dengan keputusan menerapkan sekolah secara daring. Dengan belajar dari rumah, paparan terhadap partikel di udara terbuka dapat ditekan tanpa menghentikan proses pendidikan. Pendekatan ini mencerminkan prioritas kesehatan jangka pendek sambil tetap menjaga rutinitas belajar.

    Protokol membersihkan mobil agar tidak menambah risiko

    Selain mengatur mobilitas anak, Dude memberi instruksi khusus kepada orang di rumah soal perawatan kendaraan. Mobil yang terselimuti debu tidak boleh langsung dilap kering. Permukaan harus disiram air terlebih dahulu agar partikel abrasif tidak menggores cat atau ikut terhirup saat pengelapan.

    Cara ini sejalan dengan praktik umum penanganan abu vulkanik pada benda-benda di luar ruangan. Menyiram dulu membantu mengikat debu halus, mengurangi hamburan partikel ke udara, dan melindungi kesehatan orang yang membersihkan. Langkah sederhana tersebut mudah ditiru rumah tangga lain yang menghadapi situasi serupa.

    Catatan untuk keluarga di Semarang dan sekitarnya

    Meskipun pusat perhatian berita berada di Jakarta, pembaca Harian Jateng di Semarang tetap dapat mengambil pelajaran praktis. Pantau informasi resmi soal sebaran abu, kurangi aktivitas luar saat kualitas udara memburuk, gunakan masker bila terpaksa bepergian, dan utamakan pembersihan basah pada kendaraan serta perabot teras.

    • Batasi bermain luar ruangan anak saat debu vulkanik terdeteksi.
    • Siapkan opsi belajar daring bila sekolah memberi imbauan serupa.
    • Sirami permukaan berdebu sebelum mengelap agar partikel tidak beterbangan.
    • Perhatikan gejala iritasi mata atau napas dan segera istirahatkan anak di dalam ruangan.

    Dude Harlino menekankan bahwa meskipun lapisan debu tampak tipis, dampak kesehatannya tidak boleh disepelekan. Kombinasi pembatasan aktivitas, sekolah online, dan protokol basah saat membersihkan mobil menjadi respons rumah tangga yang terukur. Keluarga di berbagai kota, termasuk Semarang, dapat menyesuaikan langkah serupa sesuai kondisi setempat dan arahan otoritas terkait.

    Dengan menempatkan kesehatan anak sebagai prioritas, respons terhadap abu vulkanik menjadi lebih terarah. Informasi dari pengalaman publik figur ini dapat mendorong orang tua mengecek kualitas udara harian dan menyiapkan rencana cadangan belajar di rumah bila diperlukan. Kewaspadaan kolektif membantu meminimalkan risiko tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: abu vulkanik, Dude Harlino, Anak Krakatau, sekolah online, kesehatan anak, Jakarta, Alyssa Soebandono, waspada erupsi

  • Enam Kerja Sama Strategis Pertamina NRE Perkuat Agenda Energi Bersih Nasional

    Enam Kerja Sama Strategis Pertamina NRE Perkuat Agenda Energi Bersih Nasional

    Upaya mempercepat transisi energi terbarukan kembali mendapat dorongan kuat setelah Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meneken enam kesepakatan strategis di Jakarta. Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 dan menyentuh rantai nilai energi bersih yang luas, dari pembangkitan hingga skema berbasis alam.

    Bagi pembaca di Jawa Tengah, termasuk Semarang, momentum ini relevan karena kebutuhan listrik industri, pelabuhan, dan kawasan urban terus tumbuh. Kolaborasi tingkat nasional seperti ini biasanya menjadi rujukan kebijakan dan investasi yang kemudian merembes ke proyek daerah, termasuk rantai pasok biomassa serta efisiensi energi di sektor manufaktur.

    Fokus kesepakatan di ajang EBTKE ConEx

    Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menegaskan bahwa perluasan kemitraan ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung agenda transisi Indonesia. Menurut keterangan pers yang dirilis Jumat, 4 September 2026, enam agenda tersebut mencerminkan peluang yang beragam: energi terbarukan, biofuel, biomethanol, hidrogen, serta konservasi dan kredit karbon.

    Ruang lingkup itu memperlihatkan pendekatan multi-jalur. Bukan hanya menambah kapasitas pembangkit hijau, tetapi juga mengembangkan bahan bakar nabati, rantai hidrogen, dan instrumen karbon yang semakin penting bagi pelaku industri yang menargetkan penurunan emisi.

    Mitra yang terlibat dan status kerja sama

    Kesepakatan melibatkan sejumlah mitra strategis, antara lain PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), PT Medco Intidinamika, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Globaltec Desarrollos e Ingeniería, S.A., PT Inhutani I (Persero), serta PT Hydrogene de France Energy Indonesia.

    Dari enam agenda, empat merupakan serah terima MoU atau JDSA atas kerja sama yang sudah disepakati sebelumnya. Dua agenda lainnya merupakan penandatanganan baru yang dilakukan khusus dalam rangkaian IndoEBTKE ConEx 2026. Pola ini menandakan bahwa Pertamina NRE tidak hanya membuka pintu kemitraan baru, tetapi juga mengunci tindak lanjut atas komitmen yang sudah berjalan.

    • Penguatan rantai biofuel dan biomethanol bersama pelaku agribisnis dan perkebunan.
    • Pengembangan hidrogen dengan mitra teknologi global.
    • Skema konservasi serta kredit karbon bersama pengelola hutan dan lahan.
    • Kolaborasi teknis untuk solusi energi bersih lintas sektor.

    Arti penting bagi ketahanan dan industri

    Transisi energi menuntut kepastian pasokan, keandalan teknologi, dan model bisnis yang bankable. Enam kesepakatan tersebut menempatkan Pertamina NRE pada posisi yang lebih leluasa untuk menyambungkan hulu sumber daya alam—seperti hasil perkebunan dan potensi hutan—dengan hilir pemanfaatan energi di industri dan transportasi.

    Di sisi lain, kehadiran mitra asing pada bidang rekayasa dan hidrogen menandakan bahwa transfer pengetahuan tetap menjadi bagian dari strategi. Bagi kawasan industri di pantura Jawa, termasuk koridor Semarang–Kendal–Demak, kesiapan energi rendah karbon sering menjadi pertimbangan investasi baru, meskipun realisasi proyek tetap bergantung pada studi kelayakan dan regulasi sektoral.

    Langkah berikutnya setelah penandatanganan

    Penandatanganan di forum EBTKE ConEx umumnya menjadi titik awal formal. Tahap berikutnya biasanya mencakup penyusunan rencana kerja detail, uji kelayakan teknis-ekonomi, serta penyelarasan dengan kebijakan energi nasional. Empat agenda yang berstatus handover MoU/JDSA berpeluang bergerak lebih cepat karena fondasi kerja sama sudah ada sebelumnya.

    John Anis menekankan bahwa kolaborasi lintas mitra dibutuhkan untuk menghadirkan solusi energi bersih yang mendukung ketahanan energi Indonesia. Dengan cakupan yang merentang dari energi terbarukan hingga kredit karbon, paket kesepakatan ini memberi sinyal bahwa portofolio hijau Pertamina NRE terus diperluas secara terukur.

    Secara keseluruhan, enam kesepakatan di Jakarta menjadi penanda bahwa pengembangan energi terbarukan tidak lagi berdiri sendiri. Sinergi BUMN, swasta, dan mitra global diharapkan mempercepat realisasi proyek, sepanjang diikuti tata kelola yang transparan dan target emisi yang jelas. Publik, termasuk di Jawa Tengah, dapat memantau tindak lanjut teknis agar manfaatnya terasa pada keandalan pasokan dan peluang ekonomi hijau.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Pertamina NRE, energi terbarukan, EBTKE ConEx, biofuel, hidrogen, kredit karbon, transisi energi, Jakarta

  • Saksi Mantan Staf PBNU Beberkan Titipan Dolar Asrul untuk Gus Alex

    Saksi Mantan Staf PBNU Beberkan Titipan Dolar Asrul untuk Gus Alex

    Perkembangan saksi kuota haji kembali menarik perhatian publik, termasuk pembaca di Semarang dan Jawa Tengah yang mengikuti isu ibadah haji nasional. Mantan staf PBNU Syaiful Bahri alias Bahar alias Bajak Laut mengungkap pernah menerima titipan uang dari Asrul Azis Taba untuk Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex.

    Keterangan itu disampaikan saat ia menjadi saksi pada lanjutan sidang dugaan korupsi kuota haji tambahan dengan terdakwa Asrul Azis Taba, Selasa, 1 September 2026. Persidangan digelar di Jakarta dan menjadi bagian dari rangkaian pemeriksaan yang menyoroti aliran dana serta peran pihak-pihak terkait.

    Siapa Saksi dan Terdakwa dalam Perkara Ini

    Syaiful Bahri dikenal sebagai mantan staf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Di persidangan ia dipanggil untuk menjelaskan peristiwa penitipan yang menurut jaksa berkaitan dengan uang dalam jumlah besar.

    Asrul Azis Taba merupakan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus mantan Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri). Ia didakwa dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan. Penerima yang disebut dalam keterangan saksi adalah Ishfah Abidal Aziz, yang juga disebut Gus Alex.

    Penitipan di Mampang dan Pertanyaan Jaksa

    Jaksa menanyakan kepada Bajak Laut soal penitipan yang berlangsung di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada 2024. Fokus pertanyaan diarahkan pada apakah lokasi itu terkait titipan seseorang berupa uang yang pernah ia terima.

    Dalam keterangannya, saksi membenarkan adanya titipan dari Asrul untuk Gus Alex. Nilai yang disebut mencapai 406 ribu dolar Amerika Serikat. Fakta ini menjadi salah satu poin yang diuji di depan majelis untuk memetakan alur dana dan hubungan antarpara pihak.

    Konteks Perkara Kuota Haji Tambahan

    Perkara yang menjerat Asrul menyangkut dugaan korupsi terkait kuota haji tambahan. Sidang dengan kehadiran saksi dari lingkungan organisasi keagamaan dan pelaku usaha travel haji-umrah menandakan cakupan kasus yang melibatkan lintas sektor.

    Bagi masyarakat Jawa Tengah, termasuk Semarang, isu kuota haji selalu sensitif karena menyangkut antrean jemaah dan tata kelola yang harus transparan. Keterangan saksi seperti ini membantu publik memahami bagaimana aliran uang digambarkan di ruang sidang, tanpa mengubah status hukum yang masih diproses pengadilan.

    • Saksi: Syaiful Bahri alias Bahar alias Bajak Laut (mantan staf PBNU)
    • Terdakwa: Asrul Azis Taba (Komisaris PT Raudah Eksati Utama, mantan Ketua Umum Kesthuri)
    • Titipan: USD406 ribu untuk Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex)
    • Lokasi peristiwa titipan: Mampang, Jakarta Selatan, 2024
    • Agenda: sidang lanjutan 1 September 2026 di Jakarta

    Arti Keterangan Saksi bagi Publik

    Kehadiran Bajak Laut sebagai saksi menegaskan bahwa jaksa menguji rantai penitipan dana, bukan sekadar nama-nama di berkas. Keterangan soal tempat, waktu, dan penerima menjadi bahan yang akan dinilai bersama alat bukti lain.

    Publik di daerah, termasuk warga Semarang yang mendaftar haji, berkepentingan pada kepastian bahwa kuota dikelola secara akuntabel. Sidang ini belum memutus bersalah atau tidaknya terdakwa; yang tersaji adalah kesaksian yang wajib diverifikasi melalui proses hukum.

    Pemantauan lanjutan terhadap agenda sidang tetap diperlukan agar informasi yang sampai ke masyarakat utuh dan tidak bias. Harian Jateng menyajikan ringkasan ini berdasarkan fakta yang telah diungkapkan di persidangan, dengan penekanan pada kejelasan siapa, apa, di mana, kapan, dan nilai yang disebut saksi.

    Dengan demikian, pembaca memperoleh gambaran ringkas namun runtut tentang peran saksi mantan staf PBNU, posisi terdakwa Asrul, serta poin penitipan USD406 ribu untuk Gus Alex tanpa menambah tafsir di luar materi sidang yang dilaporkan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: kuota haji, sidang korupsi, Asrul Azis, Syaiful Bahri, Gus Alex, PBNU, Kesthuri, Jakarta

  • Pegadaian Jakarta Pererat Kemitraan Media lewat Literasi Emas

    Pegadaian Jakarta Pererat Kemitraan Media lewat Literasi Emas

    Literasi keuangan emas kembali menjadi fokus PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 saat menjalin silaturahmi dengan insan pers. Kegiatan yang digelar di Jakarta pada Sabtu, 29 Agustus 2026, memadukan apresiasi dukungan media dengan pemaparan instrumen investasi berbasis logam mulia yang relevan bagi perencanaan keuangan masyarakat, termasuk pembaca di Jawa Tengah dan Semarang yang semakin akrab dengan tabungan emas digital.

    Acara bertajuk “Satu Frekuensi, Satu Dedikasi: Kemitraan Strategis Insan Press dan Pegadaian” menempatkan awak media sebagai mitra penyebaran informasi publik. Pegadaian menekankan peran pers sebagai jembatan antara lembaga keuangan dan warga, sehingga pemahaman produk perlu diperkuat agar pemberitaan lebih akurat dan bermanfaat.

    Apresiasi dukungan insan pers

    Media gathering tersebut dirancang sebagai bentuk terima kasih atas liputan yang selama ini membantu masyarakat mengenal layanan Pegadaian. Selain mempererat hubungan informal, forum ini menjadi ruang dialog agar kolaborasi ke depan lebih terarah, terutama pada isu edukasi finansial yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.

    Pendekatan kemitraan dipilih agar pesan literasi tidak hanya bersifat formal kelembagaan, tetapi juga mudah diterjemahkan ke bahasa publik. Dengan begitu, informasi soal investasi emas dan layanan digital dapat sampai ke pembaca daerah secara jelas tanpa mengorbankan kehati-hatian finansial.

    Sesi literasi untuk perencanaan berbasis emas

    Agenda inti acara diisi pemaparan literasi keuangan yang disesuaikan bagi jurnalis. Materi menitikberatkan perencanaan keuangan berbasis emas sebagai salah satu cara mengelola nilai aset di tengah dinamika harga dan inflasi.

    Dalam sesi tersebut, Kanwil IX Jakarta 2 memperkenalkan ragam instrumen investasi serta kanal digital terkini. Awak media diajak memahami alur transaksi, prinsip transparansi, dan fleksibilitas layanan agar dapat menjelaskan produk kepada khalayak dengan lebih utuh.

    TRING dan ekosistem transaksi emas digital

    Salah satu sorotan adalah super apps TRING by Pegadaian. Platform digital ini menghadirkan transaksi dalam ekosistem emas yang digambarkan aman, transparan, dan dapat diakses lewat genggaman, sehingga proses belanja maupun pengelolaan kepemilikan emas terasa lebih praktis.

    Pengenalan aplikasi tersebut sejalan dengan pergeseran perilaku konsumen yang mengutamakan kemudahan mobile. Bagi pembaca di Semarang dan sekitarnya, pemahaman soal kanal digital serupa membantu memilah layanan resmi dan menghindari praktik tidak terverifikasi di luar lembaga berizin.

    Tabungan, cicilan, dan arisan emas

    Produk Tabungan Emas Pegadaian juga dipaparkan sebagai layanan beli dan jual emas dengan fasilitas titipan berbiaya terjangkau. Skema ini memungkinkan investasi dimulai dari nominal sangat kecil, sehingga cocok bagi masyarakat yang ingin menabung bertahap tanpa harus membeli batangan besar di muka.

    Selain tabungan, diperkenalkan pula Cicilan Emas serta Arisan Emas. Keduanya ditawarkan sebagai alternatif perencanaan keuangan kelompok atau komunitas yang ingin merapikan pos investasi bersama sambil mengantisipasi tekanan inflasi. Instrumen kolektif ini dapat menjadi topik edukasi yang relevan untuk koperasi, arisan keluarga, maupun komunitas kerja di daerah.

    Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan menegaskan komitmen Pegadaian memperluas pemahaman publik lewat mitra media. Bagi warga Jawa Tengah, literasi serupa tetap penting agar keputusan menabung emas didasari informasi produk, risiko, dan kanal resmi, bukan sekadar tren sesaat. Kolaborasi insan pers dan lembaga keuangan diharapkan terus berlanjut agar edukasi finansial menjangkau lebih banyak lapisan pembaca.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Pegadaian, literasi keuangan, tabungan emas, TRING Pegadaian, investasi emas, media gathering, Jakarta, keuangan digital

  • Pemimpin Daerah Awards 2026 Digelar di Jakarta, Apresiasi Inovasi Kepala Daerah

    Pemimpin Daerah Awards 2026 Digelar di Jakarta, Apresiasi Inovasi Kepala Daerah

    Pemimpin Daerah Awards kembali menjadi sorotan publik nasional setelah iNews Media Group menyelenggarakan edisi 2026 di Jakarta. Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah, ajang ini relevan karena menjadi barometer bagaimana kinerja kepala daerah serta institusi lokal dinilai atas inovasi dan dampak nyata bagi warga.

    Penghargaan bergengsi itu berlangsung Kamis malam, 27 Agustus 2026, di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat. Acara disiarkan langsung oleh iNews dan dihadiri pejabat negara, menteri, pimpinan badan, kepala daerah penerima anugerah, serta jajaran eksekutif iNews Media Group.

    Makna ajang apresiasi tahunan

    Pemimpin Daerah Awards 2026 dirancang sebagai panggung penghormatan bagi pemimpin daerah, pemangku kebijakan lokal, aparat penegak hukum, dan institusi di daerah yang dinilai berhasil mendorong terobosan serta dedikasi kepada masyarakat. Fokusnya bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kerja konkret di lapangan.

    Dalam kesempatan yang sama, sejumlah kementerian dan badan kenegaraan juga menerima penghargaan. Langkah itu menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik dinilai lintas tingkatan pemerintahan, dari pusat hingga daerah.

    Lokasi, waktu, dan suasana penyelenggaraan

    Pemilihan Jakarta Concert Hall di kompleks iNews Tower memberi kesan formal sekaligus megah. Kehadiran pejabat tinggi dan kepala daerah dari berbagai wilayah memperlihatkan bahwa ajang tahunan ini diposisikan sebagai forum saling belajar antar pemangku kepentingan.

    Siang hingga malam acara, perhatian tertuju pada capaian pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Bagi warga Jawa Tengah, momen seperti ini bisa menjadi cermin untuk membandingkan praktik baik di daerah lain dengan tantangan yang dihadapi kota dan kabupaten di sekitar Semarang.

    Siapa saja yang diapresiasi

    Menurut rangkaian informasi penyelenggara, penerima mencakup kepala daerah, pimpinan institusi daerah, unsur penegak hukum di wilayah, serta kementerian dan lembaga yang menonjol dalam inovasi kebijakan. Kriteria utama menitikberatkan prestasi, terobosan program, dan dedikasi melayani rakyat.

    Daftar lengkap nama penerima dipublikasikan melalui kanal resmi terkait acara. Portal daerah seperti Harian Jateng memandang penting agar publik setempat memantau apakah praktik inovatif tersebut dapat diadaptasi, misalnya pada pelayanan administrasi, ekonomi kerakyatan, atau penanganan isu perkotaan.

    Mengapa penting bagi pembaca Semarang

    Semarang sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah kerap menjadi rujukan tata kelola perkotaan di kawasan. Penghargaan nasional semacam Pemimpin Daerah Awards memberi konteks: inovasi di daerah lain bisa menginspirasi perbaikan transportasi, penataan ruang, digitalisasi layanan, hingga pemberdayaan UMKM tanpa harus meniru mentah-mentah.

    Di sisi lain, kehadiran menteri dan kepala badan dalam acara tersebut mengisyaratkan dukungan pusat terhadap peran kepala daerah. Kolaborasi pusat–daerah tetap krusial agar program nasional merata hingga tingkat kota dan kabupaten.

    Catatan penutup

    Secara keseluruhan, Pemimpin Daerah Awards 2026 menegaskan apresiasi media dan publik terhadap kerja pemerintahan yang berorientasi hasil. Masyarakat di Semarang dan Jateng diharapkan terus mengawal kinerja pejabat lokal agar semangat inovasi yang diangkat di panggung nasional benar-benar terasa di tingkat warga.

    Pemantauan lanjutan terhadap kebijakan penerima penghargaan juga berguna sebagai bahan evaluasi publik, sehingga ajang apresiasi tidak berhenti pada malam penganugerahan, melainkan mendorong perbaikan pelayanan sehari-hari.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Pemimpin Daerah Awards, iNews Media Group, kepala daerah, penghargaan 2026, Jakarta, inovasi daerah, pemerintahan, Semarang