XLSMART Percepat Jaringan 5G ke 101 Kota, Investasi Infrastruktur Membengkak

Written by

in

Perluasan ekspansi 5G XLSMART menjadi sorotan setelah operator itu menaikkan sasaran cakupan kota dan membesarkan alokasi investasi infrastruktur. Langkah tersebut diambil pascaintegrasi dua jaringan, dengan fokus pada efisiensi, penambahan BTS, serta percepatan layanan generasi kelima di berbagai wilayah, termasuk pulau Jawa yang relevan bagi pembaca di Semarang dan sekitarnya.

Pernyataan resmi disampaikan Direktur dan Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, di Surabaya, Jumat (4/9/2026). Ia menegaskan perusahaan menjalankan tiga proyek strategis secara bersamaan sepanjang tahun berjalan: integrasi jaringan, ekspansi cakupan base transceiver station (BTS), dan perluasan 5G.

Integrasi jaringan hampir rampung

Menurut Shurish, proses menyatukan dua jaringan yang sebelumnya terpisah sudah mendekati penyelesaian. Langkah itu diikuti efisiensi operasional, termasuk pengurangan BTS yang tumpang tindih agar spektrum dan kapasitas lebih optimal.

Di sisi lain, perusahaan tidak hanya merapikan aset lama. XLSMART menyiapkan penambahan sekitar 9.000 BTS baru untuk memperlebar jangkauan layanan. Investasi tahun lalu dan tahun ini disebut relatif besar justru karena beban integrasi berpadu dengan peluncuran 5G.

Target 5G dinaikkan menjadi 101 kota

Pada pengembangan 5G, akselerasi XLSMART melampaui rencana awal. Sasaran yang semula 88 kota dinaikkan menjadi 101 kota hingga akhir Desember 2026. Saat keterangan disampaikan, jaringan 5G sudah menjangkau sekitar 60 kota, sehingga sisa waktu hingga tutup tahun akan dipakai untuk mengejar kota-kota berikutnya.

Perluasan ini digambarkan merata di sejumlah pulau. Di Sumatra, sebaran mencakup antara lain Lampung dan Pekanbaru. Di Jawa disebut Malang sebagai salah satu titik, sementara di Nusa Tenggara Barat mencakup Lombok dan Mataram. Meskipun Semarang tidak disebut eksplisit dalam rincian tersebut, pengguna di Jawa Tengah tetap berkepentingan memantau laju ekspansi di koridor Jawa karena pola migrasi trafik dan kebutuhan konektivitas urban terus meningkat.

Tiga proyek digarap bersamaan

Shurish menekankan bahwa integrasi, ekspansi BTS, dan 5G bukan agenda berurutan yang longgar, melainkan paket pekerjaan paralel. Pendekatan itu menuntut koordinasi ketat di lapangan, mulai dari penyiapan lokasi, optimalisasi frekuensi, hingga penyesuaian perangkat pelanggan.

Bagi pelanggan ritel dan korporasi, kombinasi ketiga proyek itu diharapkan berujung pada stabilitas sinyal, kapasitas data lebih besar, serta kesiapan layanan yang menuntut latensi rendah. Di kawasan metropolitan Jawa, termasuk area industri dan pendidikan di sekitar Semarang, permintaan akan tautan cepat biasanya ikut terdorong oleh aktivitas digital harian dan layanan berbasis cloud.

Implikasi bagi pengguna di Jawa Tengah

Meski daftar kota yang disebut pejabat XLSMART belum merinci seluruh titik di Jawa Tengah, arah kebijakan nasional operator ini tetap penting dipantau warga Semarang. Perluasan 5G di pulau Jawa umumnya beririsan dengan koridor ekonomi yang menghubungkan kota-kota besar, sehingga kesiapan infrastruktur di satu wilayah sering memengaruhi kualitas roaming dan densitas kapasitas di wilayah tetangga.

  • Integrasi dua jaringan mendekati selesai dan diikuti efisiensi BTS duplikat.
  • Sekitar 9.000 BTS baru disiapkan untuk memperluas cakupan.
  • Target 5G dinaikkan dari 88 kota menjadi 101 kota sampai akhir 2026.
  • Cakupan 5G saat ini sekitar 60 kota dan akan dikejar pada sisa bulan berjalan.

Secara keseluruhan, pesan utama manajemen XLSMART adalah bahwa tahun berjalan menjadi fase padat investasi. Keberhasilan menuntaskan integrasi sambil mempercepat 5G akan menentukan daya saing layanan data di banyak kota Indonesia. Publik di Semarang dan Jawa Tengah dapat menjadikan target 101 kota itu sebagai tolok ukur untuk menilai seberapa cepat kualitas konektivitas bergerak mendekati kebutuhan digital sehari-hari.

Pemantauan berkala terhadap realisasi BTS dan kota-kota yang menyusul diaktifkan tetap diperlukan, mengingat gap antara target akhir tahun dan capaian sekitar 60 kota masih harus ditutup dalam waktu terbatas. Transparansi capaian per wilayah akan membantu konsumen menilai kesiapan layanan sebelum memutuskan migrasi paket atau perangkat yang mendukung 5G.

Sumber: Sindo News.

Tag: XLSMART, jaringan 5G, ekspansi BTS, telekomunikasi, integrasi jaringan, Jawa Tengah, infrastruktur digital, Semarang

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *