Komitmen PT Sucofindo (Persero) terhadap bisnis berkelanjutan kembali mendapat sorotan nasional setelah perusahaan BUMN di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC) memperkuat kolaborasi lintas sektor. Apresiasi itu datang seiring peran Sucofindo dalam peningkatan kualitas, kepatuhan lingkungan, tata kelola, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk yang relevan bagi kawasan industri di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Pengakuan formal diberikan pada ajang Indonesia Property & Bank Award XX 2026. Sucofindo masuk kategori Business & Association Proponent of Property Industry dengan predikat Indonesia’s Best Strategic Partner in Industrial Standardization and Sustainable Village Clean Water Initiative 2026.
Peran mitra pemerintah dalam ekosistem perumahan
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya kerja sama lintas pihak agar pemerataan ekonomi berjalan lebih sehat. Ia menyampaikan pesan itu melalui keterangan pers pada Kamis, 3 September 2026, di sela acara penghargaan tersebut.
Menurut Maruarar, mitra pemerintah perlu menjaga kepercayaan publik dan menjunjung mutu melalui mekanisme check and balance di setiap tahapan pekerjaan. Sucofindo diharapkan terus mempererat kolaborasi serta memberi nilai tambah nyata dalam ekosistem perumahan nasional.
“Dalam upaya pemerataan ekonomi dan menjalankan tugas untuk Indonesia, diperlukan kerja keras bersama, kejujuran, serta komitmen untuk terus menjaga reputasi dalam mewujudkan sistem yang lebih sehat,” ujar Menteri PKP.
Keberlanjutan jadi ukuran kinerja bisnis
Direktur Utama Sucofindo Sandry Pasambuna menekankan bahwa keberlanjutan sudah menjadi bagian integral perjalanan perusahaan. Kinerja tidak lagi dinilai semata dari angka finansial, melainkan juga dari manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ia menyebut kolaborasi dengan pemerintah, mitra usaha, komunitas, dan pemangku kepentingan lain sebagai kunci memperluas dampak positif. Penghargaan yang diterima dinilai sebagai dorongan untuk menaikkan kontribusi sekaligus menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Program sumur air bersih di 70 titik
Salah satu wujud kerja sama yang menonjol adalah pembangunan sumur bor air bersih bersama ABPEDNAS di 70 titik di berbagai wilayah Indonesia. Program ini diarahkan untuk memperluas akses air layak konsumsi sekaligus menopang kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga.
Inisiatif tersebut sejalan dengan mandat Sucofindo sebagai lembaga TIC yang mendukung industri agar memenuhi standar mutu dan lingkungan. Bagi daerah dengan kawasan industri padat, termasuk koridor Jawa Tengah yang banyak bergantung pada kepastian air dan kepatuhan regulasi, pendekatan serupa dinilai penting untuk menjaga daya saing tanpa mengabaikan tanggung jawab sosial.
- Penguatan standar industri dan sertifikasi
- Kepatuhan lingkungan serta tata kelola
- Akses air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat
- Kolaborasi pemerintah, BUMN, dan mitra komunitas
Implikasi bagi dunia usaha dan pembaca daerah
Bagi pelaku usaha di Semarang dan Jawa Tengah, sinyal dari Sucofindo mengingatkan bahwa standarisasi, inspeksi, dan sertifikasi kian terkait dengan agenda ESG dan legitimasi pasar. Kolaborasi lintas sektor yang menggabungkan mutu produk dengan inisiatif sosial, seperti air bersih desa, menjadi model yang dapat diadaptasi sesuai konteks lokal tanpa mengubah fakta program nasional yang sudah berjalan.
Sucofindo menyatakan akan terus meningkatkan kontribusi melalui kemitraan yang lebih luas. Apresiasi pada Indonesia Property & Bank Award XX 2026 menjadi penanda bahwa integrasi bisnis, standarisasi industri, dan layanan dasar masyarakat dapat berjalan seiring bila tata kelola dan transparansi dijaga.
Dengan fondasi TIC yang kuat serta jejaring kolaborasi yang diperluas, perusahaan berharap dampaknya terasa tidak hanya di pusat kebijakan, tetapi juga di komunitas yang membutuhkan kepastian mutu dan akses sumber daya esensial.
Sumber: Sindo News.
