Tag: pecah ban Garuda

  • Insiden Ban Roda Utama GA604: Pilot Garuda Putuskan Tetap ke Hasanuddin

    Insiden Ban Roda Utama GA604: Pilot Garuda Putuskan Tetap ke Hasanuddin

    Peristiwa pecah ban Garuda pada roda utama sempat menjadi perhatian petugas di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (3/9/2026). Pesawat Boeing 737-800 registrasi PK-GFS dengan nomor penerbangan GA604 rute Jakarta–Makassar mengangkut 149 penumpang dan kru saat roda utama nomor 3 mengalami kerusakan sesaat setelah lepas landas menuju Bandara Sultan Hasanuddin.

    Informasi awal masuk ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Tower JATSC Soekarno-Hatta pukul 05.52 WIB. Setelah koordinasi di kokpit, Pilot in Command (PIC) menilai kondisi pesawat masih memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan ke Makassar alih-alih kembali mendarat di Cengkareng.

    Kronologi singkat usai lepas landas di CGK

    Pecahnya ban terjadi pada fase awal penerbangan, bukan saat pesawat masih di apron atau taxiway. Jenis kerusakan yang dilaporkan menyasar main wheel nomor 3. Meski demikian, keputusan operasional di tangan PIC mengacu pada prosedur keselamatan dan kondisi aktual pesawat setelah pemeriksaan awal di udara.

    Bagi penumpang transit dari Jawa Tengah yang kerap menuju Sulawesi lewat Jakarta, kejadian ini menjadi pengingat bahwa prosedur darurat di bandara hub nasional tetap berjalan ketat. Tidak ada laporan korban atau cedera; seluruh 149 orang di pesawat dinyatakan selamat.

    Koordinasi Kemenhub dan bandara tujuan

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, menegaskan bahwa setelah laporan tower diterima, pihaknya memastikan alur komunikasi antara pesawat, ATC, dan bandara tujuan. Koordinasi diarahkan ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mengantisipasi risiko landasan terhalang (runway blocked) saat atau setelah pendaratan.

    Persiapan di UPG mencakup penyiapan tim penanganan di sisi airside agar proses pendaratan dan inspeksi roda dapat dilakukan tanpa mengganggu lalu lintas penerbangan lain. Langkah itu bersifat preventif, mengingat ban yang sudah pecah berpotensi memengaruhi manuver di runway.

    Mengapa penerbangan tidak dibatalkan di Jakarta

    Keputusan melanjutkan ke Makassar didasarkan pada penilaian PIC setelah berkoordinasi. Dalam praktik aviasi, tidak setiap kerusakan ban otomatis memaksa putar balik jika sistem pesawat lain berfungsi normal dan jarak tempuh serta kondisi cuaca mendukung. Data resmi yang dirilis pejabat Kemenhub menekankan bahwa opsi tersebut diambil setelah pertimbangan keselamatan.

    Registrasi PK-GFS merupakan armada tipe Boeing 737-800 yang umum digunakan Garuda pada rute domestik padat. Nomor GA604 menjadi identitas penerbangan pagi itu dari CGK ke UPG. Hingga laporan awal, tidak disebutkan evakuasi darurat di udara maupun pendaratan darurat di bandara alternatif.

    Catatan untuk penumpang dan publik Jawa Tengah

    Pembaca di Semarang dan sekitarnya yang sering memakai koneksi Jakarta–Makassar perlu mengetahui bahwa bandara hub seperti Soekarno-Hatta memiliki protokol pelaporan cepat ke Ditjen Hubud. Transparansi waktu kejadian—pukul 05.52 WIB—membantu publik memahami bahwa respons ATC dan maskapai berlangsung dalam hitungan menit.

    • Rute: Jakarta (CGK) – Makassar (UPG)
    • Nomor penerbangan: GA604
    • Pesawat: Boeing 737-800, PK-GFS
    • Kerusakan: pecah ban roda utama nomor 3
    • Status penumpang dan kru: 149 orang selamat

    Secara keseluruhan, insiden pecah ban Garuda GA604 tidak berujung pada pembatalan di tengah jalan. Penanganan di bandara tujuan menjadi fokus berikutnya agar landasan tetap aman dan pesawat dapat diperiksa secara menyeluruh setelah mendarat. Publik diimbau mengikuti informasi resmi maskapai dan Kemenhub untuk perkembangan teknis lanjutan.

    Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya koordinasi berlapis antara tower keberangkatan, pilot, otoritas pusat, dan bandara kedatangan. Dengan seluruh penumpang selamat serta keputusan PIC yang terkomunikasikan jelas, rantai komando aviasi domestik terlihat berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: pecah ban Garuda, GA604 Jakarta Makassar, Bandara Soekarno-Hatta, Boeing 737-800, keselamatan penerbangan, Sultan Hasanuddin, Ditjen Hubud, Garuda Indonesia