Blog

  • Dude Harlino Lindungi Anak dari Abu Anak Krakatau lewat Sekolah Daring

    Dude Harlino Lindungi Anak dari Abu Anak Krakatau lewat Sekolah Daring

    Fenomena abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah publik figur di Ibu Kota menyesuaikan pola aktivitas keluarga. Aktor Dude Harlino termasuk yang menyampaikan kekhawatiran, terutama terkait kesehatan anak-anak di rumah. Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah, isu ini relevan sebagai pengingat bahwa partikel vulkanik bisa menyebar jauh dan menuntut kewaspadaan sederhana sehari-hari.

    Suami Alyssa Soebandono itu menceritakan temuan lapisan debu tipis di kendaraannya pada pagi hari. Meski tidak tebal, karakter debunya terasa berbeda dari kotoran biasa. Setelah membandingkan dengan laporan media, ia menyimpulkan material tersebut berpotensi abu vulkanik yang perlu ditangani hati-hati.

    Temuan debu tipis di kendaraan memicu kewaspadaan

    Dude Harlino menuturkan pengalamannya saat dijumpai di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia melihat sisa debu yang menempel di bodi mobil pada pagi hari sebelumnya dan masih terasa keesokan harinya. Penampakan yang samar justru membuatnya lebih teliti, bukan abai.

    Menurut penuturannya, debu itu cukup tipis namun secara visual tidak sama dengan debu jalanan pada umumnya. Perbandingan dengan informasi yang beredar di media memperkuat keyakinannya bahwa material tersebut terkait aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Sikap hati-hati ini menjadi titik awal perubahan aturan di lingkungan rumah tangganya.

    Anak dilindungi, aktivitas luar dikurangi

    Kekhawatiran utama Dude tertuju pada anak-anak. Abu vulkanik dikenal memiliki partikel tajam dan bersifat abrasif sehingga berisiko mengiritasi saluran pernapasan serta mata jika terpapar tanpa pelindung. Karena itu, ia membatasi kegiatan anak di luar ruangan selama kondisi udara belum dipastikan aman.

    Langkah pembatasan tersebut dilengkapi dengan keputusan menerapkan sekolah secara daring. Dengan belajar dari rumah, paparan terhadap partikel di udara terbuka dapat ditekan tanpa menghentikan proses pendidikan. Pendekatan ini mencerminkan prioritas kesehatan jangka pendek sambil tetap menjaga rutinitas belajar.

    Protokol membersihkan mobil agar tidak menambah risiko

    Selain mengatur mobilitas anak, Dude memberi instruksi khusus kepada orang di rumah soal perawatan kendaraan. Mobil yang terselimuti debu tidak boleh langsung dilap kering. Permukaan harus disiram air terlebih dahulu agar partikel abrasif tidak menggores cat atau ikut terhirup saat pengelapan.

    Cara ini sejalan dengan praktik umum penanganan abu vulkanik pada benda-benda di luar ruangan. Menyiram dulu membantu mengikat debu halus, mengurangi hamburan partikel ke udara, dan melindungi kesehatan orang yang membersihkan. Langkah sederhana tersebut mudah ditiru rumah tangga lain yang menghadapi situasi serupa.

    Catatan untuk keluarga di Semarang dan sekitarnya

    Meskipun pusat perhatian berita berada di Jakarta, pembaca Harian Jateng di Semarang tetap dapat mengambil pelajaran praktis. Pantau informasi resmi soal sebaran abu, kurangi aktivitas luar saat kualitas udara memburuk, gunakan masker bila terpaksa bepergian, dan utamakan pembersihan basah pada kendaraan serta perabot teras.

    • Batasi bermain luar ruangan anak saat debu vulkanik terdeteksi.
    • Siapkan opsi belajar daring bila sekolah memberi imbauan serupa.
    • Sirami permukaan berdebu sebelum mengelap agar partikel tidak beterbangan.
    • Perhatikan gejala iritasi mata atau napas dan segera istirahatkan anak di dalam ruangan.

    Dude Harlino menekankan bahwa meskipun lapisan debu tampak tipis, dampak kesehatannya tidak boleh disepelekan. Kombinasi pembatasan aktivitas, sekolah online, dan protokol basah saat membersihkan mobil menjadi respons rumah tangga yang terukur. Keluarga di berbagai kota, termasuk Semarang, dapat menyesuaikan langkah serupa sesuai kondisi setempat dan arahan otoritas terkait.

    Dengan menempatkan kesehatan anak sebagai prioritas, respons terhadap abu vulkanik menjadi lebih terarah. Informasi dari pengalaman publik figur ini dapat mendorong orang tua mengecek kualitas udara harian dan menyiapkan rencana cadangan belajar di rumah bila diperlukan. Kewaspadaan kolektif membantu meminimalkan risiko tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: abu vulkanik, Dude Harlino, Anak Krakatau, sekolah online, kesehatan anak, Jakarta, Alyssa Soebandono, waspada erupsi

  • Paper Test Abu Anak Krakatau Negatif, Delapan Bandara Kembali Aman Dilayani

    Paper Test Abu Anak Krakatau Negatif, Delapan Bandara Kembali Aman Dilayani

    Pemantauan abu Anak Krakatau menjadi perhatian penumpang di Jawa Tengah, termasuk Semarang, yang kerap transit lewat bandara Jabodetabek dan Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi hasil paper test di sejumlah titik bandara negatif terhadap material vulkanik, sehingga ruang udara dan area landasan dinyatakan aman pada Selasa, 8 September 2026.

    Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan pengujian kertas dilakukan berkala sebagai pelengkap citra satelit dan data meteorologi penerbangan. Langkah itu menjadi dasar pengelola bandara sebelum membuka kembali layanan. Menurutnya, hasil pengamatan paper test pukul 06.00 WIB menunjukkan delapan bandara yang sempat ditutup negatif dari paparan abu.

    Pemantauan real-time tetap digelar BMKG

    Faisal menegaskan BMKG tidak longgar meski hasil uji negatif. Pergerakan abu dipantau secara real-time agar keselamatan penerbangan terjaga. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dilanjutkan sebagai bagian dari upaya mitigasi dampak sebaran material vulkanik di wilayah yang terdampak.

    Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menambahkan, pada pukul 09.00 WIB abu umumnya berada hingga ketinggian 7.000 kaki atau sekitar 2,13 kilometer. Arah gerak dominan ke selatan–barat daya, mencakup sebagian Banten barat laut dan Samudra Hindia di barat laut Banten, dengan kecepatan 5–10 knot atau 9,3–18,5 km per jam.

    NOTAM AirNav dan jadwal buka bandara

    Menindaklanjuti status aman, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan bandara terkait kembali beroperasi. Pembukaan dilakukan bertahap dini hari hingga pagi, mengikuti verifikasi lapangan dan kesiapan masing-masing pengelola.

    • Soekarno-Hatta, Tangerang, sejak 00.30 WIB
    • Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 00.40 WIB
    • Husein Sastranegara, Bandung, pukul 00.42 WIB
    • Budiarto Curug, Tangerang, pukul 01.25 WIB
    • Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pukul 01.28 WIB
    • Muhammad Taufik Kiemas, Sumatera Selatan, pukul 09.31 WIB
    • Radin Inten II, Lampung, pukul 09.45 WIB
    • Salakanagara Tanjung Lesung, Banten, pukul 09.50 WIB

    Imbas perjalanan penumpang Jawa Tengah

    Bagi warga Semarang dan sekitarnya, normalisasi bandara hub di barat Jawa memperlancar koneksi domestik setelah penutupan sementara akibat abu Gunung Anak Krakatau. Penumpang tetap diimbau mengecek status penerbangan langsung ke maskapai karena pemantauan abu masih aktif dan kondisi bisa berubah mengikuti arah angin.

    BMKG menekankan keamanan ruang udara menjadi prioritas sebelum operasional penuh dilanjutkan. Paper test yang negatif memberi kepastian jangka pendek, sementara data satelit dan observasi lapangan terus digabung agar risiko tertinggalnya partikel abu di jalur terbang diminimalkan.

    OMC dan kewaspadaan lanjutan

    Kelanjutan OMC menunjukkan pemerintah tidak hanya mengandalkan pembukaan bandara, tetapi juga upaya modifikasi cuaca untuk menekan dampak sebaran. Publik, termasuk di wilayah Jateng yang tidak langsung dilalui abu, tetap perlu mengikuti rilis resmi BMKG dan AirNav agar rencana perjalanan tidak terganggu informasi yang belum terverifikasi.

    Dengan delapan bandara dinyatakan negatif pada pagi 8 September 2026 dan NOTAM yang sudah terbit, layanan udara di koridor terdampak berangsur pulih. Kewaspadaan tetap diperlukan selama Gunung Anak Krakatau masih berpotensi mengeluarkan material yang terbawa angin ke jalur penerbangan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: abu vulkanik, Anak Krakatau, BMKG, bandara dibuka, OMC, AirNav, penerbangan, Semarang

  • Pasangan Aktor Korea Yoon Jong Hoon–Han Eun Seo Resmi Menikah 1 November 2026

    Pasangan Aktor Korea Yoon Jong Hoon–Han Eun Seo Resmi Menikah 1 November 2026

    Kabar bahagia seputar pernikahan Yoon Jong Hoon kembali menghangatkan percakapan penggemar drama Korea, termasuk di Semarang dan Jawa Tengah. Aktor asal Korea Selatan itu bersama Han Eun Seo mengumumkan rencana pernikahan setelah menjalani hubungan selama beberapa tahun. Informasi resmi disampaikan lewat agensi, disertai pesan personal kepada para penggemar.

    Pengumuman tersebut datang dari YK Mediaplus, agensi yang menaungi Yoon Jong Hoon, pada Senin, 7 September 2026. Keduanya dijadwalkan melangsungkan pernikahan pada 1 November 2026. Kabar ini segera menjadi sorotan karena pasangan tersebut relatif menjaga privasi hubungan mereka di ruang publik.

    Asal mula pertemuan di drama Return

    Hubungan keduanya tidak lahir dari pertemuan acak di industri hiburan. Yoon Jong Hoon dan Han Eun Seo pertama kali berkenalan saat sama-sama membintangi drama SBS berjudul Return yang tayang pada 2018. Proyek tersebut menjadi titik awal interaksi profesional yang kemudian berkembang menjadi kedekatan personal.

    Setelah masa syuting dan penayangan drama usai, keduanya mempertahankan komunikasi. Seiring waktu, hubungan itu berubah menjadi pacaran yang dijalani dengan tenang. Keputusan menikah diambil setelah keduanya merasa cukup mantap melewati fase berpacaran selama beberapa tahun.

    Jadwal pernikahan dan pesan untuk penggemar

    Tanggal 1 November 2026 ditetapkan sebagai hari pernikahan. Agensi menyampaikan konfirmasi tanpa merinci lokasi upacara atau daftar undangan publik. Fokus utama pengumuman adalah menegaskan status hubungan yang sudah lama digosipkan sebagian penggemar, sekaligus meminta dukungan agar proses pernikahan berjalan lancar.

    Yoon Jong Hoon juga membagikan surat tulisan tangan kepada penggemar. Melalui surat itu, ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan selama ini serta harapan agar kabar bahagia tersebut diterima dengan baik. Gaya komunikasi personal seperti ini sering dipilih aktor Korea saat mengumumkan momen penting dalam hidup.

    Reaksi penggemar drama Korea di Indonesia

    Bagi pecinta drakor di Indonesia, termasuk komunitas penoton di Semarang, berita pernikahan pasangan yang bertemu lewat set drama selalu menarik. Banyak yang mengaitkan momen ini dengan nostalgia Return 2018, sekaligus mengapresiasi kesabaran pasangan yang tidak buru-buru mengekspos hubungan di media sosial.

    Di media sosial, percakapan berkisar pada ucapan selamat, spekulasi suasana resepsi, dan harapan agar keduanya tetap aktif berkarya setelah menikah. Sebagian penggemar juga mengingat peran masing-masing di proyek lama sebagai pengingat bahwa chemistry di layar kadang berlanjut di kehidupan nyata—meski tidak selalu, dan tidak semua pasangan publik memilih jalur yang sama.

    • Pengumuman resmi: Senin, 7 September 2026 melalui YK Mediaplus
    • Jadwal pernikahan: 1 November 2026
    • Awal pertemuan: drama SBS Return (2018)
    • Komunikasi ke fans: surat tulisan tangan dari Yoon Jong Hoon

    Karier dan konteks industri hiburan Korea

    Yoon Jong Hoon dikenal lewat sejumlah peran di drama televisi Korea, sementara Han Eun Seo juga aktif di industri yang sama. Pengumuman pernikahan aktor sering memengaruhi jadwal syuting dan strategi agensi, terutama menjelang akhir tahun ketika banyak proyek baru diluncurkan. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi soal cuti panjang atau perubahan kontrak setelah November 2026.

    Bagi industri, kisah pasangan yang bertemu di lokasi syuting menjadi narasi yang akrab, namun tetap dijaga agar tidak mengganggu citra profesional. Agensi biasanya membatasi detail pribadi demi melindungi privasi keluarga baru. Langkah serupa tampak diterapkan pada kasus ini: fakta inti disampaikan, detail intim dibiarkan tertutup.

    Secara keseluruhan, pernikahan Yoon Jong Hoon dan Han Eun Seo menandai babak baru setelah perjalanan panjang sejak 2018. Penggemar di berbagai kota, termasuk pembaca Harian Jateng di Semarang, dapat memaknai kabar ini sebagai penutup manis dari kisah yang berawal di balik kamera drama Return—dengan tetap menghormati batas privasi yang dipilih pasangan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Yoon Jong Hoon, Han Eun Seo, pernikahan aktor Korea, drama Return, drakor 2026, YK Mediaplus, berita hiburan

  • Bantuan Beras Nasional Diperpanjang sampai Akhir 2026

    Bantuan Beras Nasional Diperpanjang sampai Akhir 2026

    Pemerintah memutuskan melanjutkan program bantuan beras bagi masyarakat hingga akhir Desember 2026. Keputusan itu diambil untuk menahan dampak kekeringan yang dipicu fenomena El Nino, sekaligus menjaga ketersediaan pangan pokok dan daya beli kelompok rentan di tengah ancaman pergeseran musim tanam.

    Arahan tersebut disampaikan setelah rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026). Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian terkait mempertebal jaring pengaman sosial agar pasokan beras di pasar domestik tetap terkendali dan tidak memicu lonjakan harga yang memberatkan rumah tangga.

    Arahan strategis usai rapat di Istana

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pembahasan bersama Presiden mencakup kesiapan menghadapi El Nino, termasuk kelanjutan program bantuan pangan. Hingga September, bantuan beras yang disiapkan mencapai 30 kilogram per penerima pada skema yang dibahas dalam rapat tersebut.

    Menurut Airlangga, Presiden memerintahkan penyaluran dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember. Langkah itu dipandang penting agar masyarakat tidak kehilangan akses pangan pokok saat produktivitas pertanian berpotensi tertekan.

    El Nino dan risiko panen padi nasional

    Data Badan Pusat Statistik serta proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjadi rujukan pemerintah. Anomali iklim El Nino yang mengurangi curah hujan dinilai berisiko menekan hasil panen dan memangkas produksi gabah kering giling di sejumlah wilayah sentra padi.

    Kondisi itu berpotensi memperpanjang masa paceklik serta menggeser jadwal tanam. Karena itu, penebalan bantuan pangan diposisikan sebagai instrumen mitigasi, bukan sekadar respons sesaat, agar rantai pasok beras nasional tetap stabil.

    Menjaga pasokan dan daya beli warga rentan

    Pemerintah menekankan dua sasaran utama: ketersediaan pasokan beras yang mencukupi dan perlindungan daya beli masyarakat rentan. Dengan penyaluran yang berlanjut hingga penghujung 2026, tekanan fiskal dan logistik penyaluran diharapkan tersusun lebih terencana di tingkat kementerian dan lembaga terkait.

    Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah, kebijakan nasional ini relevan karena harga dan ketersediaan beras di pasar lokal turut dipengaruhi kondisi produksi sentra padi serta kebijakan jaring pengaman sosial pusat. Stabilitas pasokan di tingkat nasional biasanya berimbas pada kelancaran distribusi ke wilayah konsumsi, termasuk kawasan perkotaan seperti Semarang.

    Jaring pengaman sosial hingga Desember 2026

    Perpanjangan program hingga Desember 2026 menandai komitmen pemerintah menahan risiko sosial-ekonomi dari gangguan iklim. Bantuan beras diarahkan agar rumah tangga penerima tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan pokok tanpa harus menghadapi tekanan harga yang berlebihan di pasar.

    • Perpanjangan penyaluran: Oktober, November, dan Desember 2026
    • Fokus mitigasi: dampak kekeringan El Nino dan risiko penurunan produksi
    • Sasaran: ketersediaan pasokan beras serta daya beli kelompok rentan

    Ke depan, koordinasi antar kementerian akan menentukan kelancaran realisasi di lapangan, mulai dari penyiapan stok hingga ketepatan sasaran penerima. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi pemerintah daerah maupun instansi terkait agar penyaluran berjalan tertib.

    Dengan kerangka waktu yang jelas sampai akhir 2026, kebijakan ini memberi kepastian arah bagi penanganan dampak El Nino di sektor pangan. Pemantauan curah hujan, realisasi tanam, dan pergerakan harga beras tetap menjadi indikator penting yang perlu diawasi bersama.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: bantuan beras, El Nino, pangan, Prabowo, Airlangga Hartarto, jaring pengaman sosial, beras 2026

  • Respons Damkar Atas Abu Anak Krakatau Diapresiasi Pimpinan Kemendagri

    Respons Damkar Atas Abu Anak Krakatau Diapresiasi Pimpinan Kemendagri

    Aksi cepat unit pemadam kebakaran membersihkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dari kawasan publik mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri. Fokus keyword apresiasi Damkar Krakatau muncul seiring penegasan pejabat pusat bahwa langkah itu menegaskan kehadiran negara saat warga membutuhkan layanan darurat. Bagi pembaca di Jawa Tengah, termasuk Semarang, contoh respons ini relevan karena kesiapan Damkar daerah sama-sama diuji pada ancaman asap, abu, maupun bencana hidrometeorologi.

    Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menilai penyemprotan air dari armada Damkar di jalan, lingkungan rumah sakit, dan titik publik lain sebagai wujud kepedulian terhadap pelayanan masyarakat. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel yang turun di Lampung dan wilayah terdampak lainnya pada Senin, 7 September 2026.

    Alasan pejabat pusat menilai aksi Damkar penting

    Menurut Safrizal, kehadiran petugas di lokasi bencana dalam tempo singkat membuktikan negara tidak absen. Pembersihan abu bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari pemulihan aktivitas warga agar fasilitas umum kembali layak digunakan. Ia menekankan bahwa Damkar tidak hanya berperan saat terjadi kebakaran gedung atau lahan.

    Dalam penjelasannya, penanggulangan dampak bencana alam termasuk ranah yang sudah dan terus dijalankan personel Damkar. Apresiasi itu ditujukan agar semangat petugas di lapangan tetap terjaga, sekaligus menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas instansi saat erupsi atau sebaran material vulkanik mengganggu ruang publik.

    Cakupan pembersihan abu di ruang publik

    Material abu dari Gunung Anak Krakatau menempel di permukaan jalan dan sejumlah fasilitas yang dilalui masyarakat. Armada Damkar dikerahkan menyemprotkan air agar endapan abu berkurang dan risiko gangguan pernapasan maupun licinnya jalan dapat ditekan. Titik-titik seperti lingkungan rumah sakit menjadi perhatian karena akses pasien dan tenaga kesehatan tidak boleh terhambat lama.

    Langkah serupa di kawasan publik lain membantu mempercepat normalisasi aktivitas harian. Tanpa pembersihan terorganisasi, abu halus dapat menyebar kembali oleh angin dan memperpanjang ketidaknyamanan warga. Oleh karena itu, operasi semprot air dipandang sebagai dukungan langsung terhadap pelayanan publik di masa tanggap darurat.

    Peran Damkar di bawah pembinaan Bina Adwil

    Unit Damkar berada dalam lingkup pembinaan Ditjen Bina Adwil. Masyarakat umumnya mengenal tugas pokok pencegahan kebakaran melalui sosialisasi, edukasi, dan upaya memperkecil risiko di lingkungan permukiman. Apresiasi terkait abu vulkanik memperlihatkan sisi lain: personel yang sama juga digerahkan saat bencana alam menuntut respons logistik dan operasional cepat.

    Pembinaan kelembagaan ini mendorong standar kesiapsiagaan yang seragam antar daerah. Ketika erupsi atau sebaran abu terjadi, rantai komando dan prosedur lapangan yang sudah dilatih menjadi penentu kecepatan intervensi. Pengalaman di wilayah terdampak Anak Krakatau dapat menjadi bahan evaluasi bagi daerah lain, termasuk kota-kota di Jawa Tengah yang memiliki pos Damkar aktif.

    Makna kehadiran negara bagi warga terdampak

    Kehadiran petugas berseragam di jalan dan fasilitas kritis memberi rasa aman psikologis bagi warga. Safrizal menegaskan partisipasi aktif Damkar sebagai bentuk nyata negara yang merespons, bukan hanya mengeluarkan imbauan jarak jauh. Bagi keluarga yang rumah atau rutenya terkena abu, bantuan pembersihan mengurangi beban sendiri-sendiri yang sering kali tidak merata.

    Di sisi lain, apresiasi pejabat pusat diharapkan mendorong kepala daerah memperkuat peralatan, pelatihan, dan koordinasi Damkar dengan BPBD serta dinas terkait. Kesiapan menyemprot abu, mengatur lalu lintas darurat, dan menjaga kebersihan fasilitas kesehatan adalah paket layanan yang dinilai masyarakat saat bencana berlangsung.

    Catatan untuk kesiapsiagaan daerah seperti Semarang

    Meskipun episentrum isu berada di sekitar selat dan wilayah sebaran abu Anak Krakatau, pola kerja Damkar yang diapresiasi Kemendagri bersifat generik. Kota Semarang dan kabupaten di Jawa Tengah dapat menimba pelajaran pada aspek mobilisasi armada, prioritas titik publik, serta komunikasi publik saat material vulkanik atau polutan serupa mengganggu kota. Latihan gabungan dan SOP pembersihan fasum layak diperkuat sebelum musim rawan bencana.

    Secara keseluruhan, pernyataan Dirjen Bina Adwil menggarisbawahi bahwa profesionalisme Damkar diukur dari fleksibilitas tugas: memadamkan api, mencegah kebakaran, dan ikut menanggulangi dampak bencana alam. Apresiasi resmi itu menjadi penutup yang menguatkan moral petugas lapangan sekaligus pengingat bagi pemangku kepentingan daerah untuk menjaga kesiapan serupa.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Damkar, Abu vulkanik, Anak Krakatau, Kemendagri, Safrizal ZA, Bina Adwil, bencana, pelayanan publik

  • Pemerintah Jamin Stok Beras Cukup, 1 Juta Ton SPHP Medium Diperkuat

    Pemerintah Jamin Stok Beras Cukup, 1 Juta Ton SPHP Medium Diperkuat

    Kepastian stok beras aman kembali disampaikan pemerintah di tengah El Nino dan musim kemarau yang lebih panjang. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan produksi serta kebutuhan pangan nasional tetap terkendali, sementara pasokan pasar diperkuat lewat penambahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) medium sebanyak satu juta ton. Langkah ini relevan bagi konsumen di Semarang dan Jawa Tengah yang sensitif terhadap fluktuasi harga beras harian.

    Pernyataan itu keluar usai rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan kementerian serta lembaga terkait di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026). Dalam forum tersebut, seluruh pihak menyepakati bahwa kondisi produksi tidak perlu dikhawatirkan berlebihan, asalkan distribusi dan intervensi harga berjalan tepat waktu.

    Hasil rapat: produksi dan kebutuhan disebut terkendali

    Mentan Amran merangkum hasil pertemuan dengan nada tegas. Menurutnya, baik sisi produksi maupun pemenuhan kebutuhan rumah tangga berada pada jalur yang aman. Pemerintah tidak menunggu tekanan stok baru bereaksi, melainkan menyiapkan instrumen pasokan lebih awal sebelum puncak kemarau memberi dampak lebih luas ke pasar eceran.

    Bagi daerah konsumen besar seperti Semarang, sinyal ini penting karena harga beras medium sering menjadi barometer daya beli. Ketika pasokan nasional dijamin, ruang spekulasi di rantai distribusi lokal diharapkan menyempit, asalkan penyaluran sampai ke pasar tradisional dan ritel modern berjalan lancar.

    Empat langkah penyeimbang pasokan dan harga

    Pemerintah menyusun sejumlah langkah konkret. Pertama, alokasi SPHP ditambah dan beras medium serta premium didorong masuk ke jaringan ritel. Kedua, impor beras pecah atau menir dihentikan sementara agar tidak menekan industri dalam negeri. Ketiga, operasi pasar digelar secara besar-besaran. Keempat, penyaluran bantuan pangan dipercepat agar kelompok rentan tidak terdampak dulu oleh gejolak harga.

    Kombinasi kebijakan itu ditujukan menekan biaya yang dibayar konsumen tanpa mengorbankan insentif petani. Amran menekankan SPHP ditambah satu juta ton sebagai tulang punggung intervensi jangka pendek, bersamaan dengan percepatan bantuan pangan.

    • Percepatan penyaluran beras SPHP ke pasar
    • Dorongan beras medium dan premium ke ritel
    • Penghentian impor beras pecah atau menir
    • Operasi pasar masif dan percepatan bantuan pangan

    Penambahan 1 juta ton SPHP medium hingga panen berikutnya

    Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan penambahan satu juta ton beras SPHP medium merupakan keputusan langsung setelah rapat. Beras subsidi jenis medium itu akan memperkuat supply di pasar dan menahan tekanan harga. Penyaluran direncanakan pada periode Oktober sampai Desember 2026, lalu dilanjutkan hingga memasuki masa panen berikutnya.

    Volume tambahan tersebut disalurkan lewat beragam kanal distribusi agar masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau. Skema ini juga memberi ruang bagi pengawas rantai pasok di Jawa Tengah untuk memastikan stok tidak tertahan di gudang perantara, sejalan dengan upaya menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen Semarang dan kota-kota satelitnya.

    Antisipasi kemarau panjang tanpa menunggu krisis

    Musim kemarau yang berpotensi menekan panen menjadi latar kebijakan. Pemerintah memilih pendekatan preventif: memperkuat cadangan yang bisa digelontorkan ke pasar sebelum kelangkaan semu terbentuk. Dengan begitu, sinyal panik di tingkat pengecer dapat ditekan, sementara petani tetap mendapat kepastian bahwa serapan produksi dalam negeri tetap diprioritaskan.

    Untuk pembaca Harian Jateng, pesan utamanya sederhana. Stok nasional dinyatakan aman, instrumen SPHP medium diperbesar satu juta ton, dan operasi pasar serta bantuan pangan dipercepat. Pantauan harga di pasar induk dan ritel Semarang tetap diperlukan, namun kerangka kebijakan pusat sudah mengarah pada stabilisasi pasokan hingga akhir tahun dan memasuki siklus panen berikutnya.

    Secara keseluruhan, koordinasi Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, dan lembaga terkait menempatkan ketersediaan beras sebagai prioritas jangka pendek. Konsumen di Jawa Tengah dapat menjadikan informasi resmi ini sebagai acuan, sambil tetap mencermati realisasi penyaluran di lapangan agar manfaat harga terjangkau benar-benar terasa di dapur rumah tangga.

    Sumber: Republika.

    Tag: beras SPHP, Mentan Amran, El Nino, harga beras, stok pangan, Jawa Tengah, operasi pasar, Zulkifli Hasan

  • BNI Rayakan Harpelnas 2026 dengan Sentuhan Langsung Manajemen ke Nasabah

    BNI Rayakan Harpelnas 2026 dengan Sentuhan Langsung Manajemen ke Nasabah

    Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menegaskan ulang standar pelayanan. Dalam rangkaian Harpelnas 2026 BNI, bank pelat merah ini mengusung semangat pengabdian yang konsisten agar kepercayaan nasabah tetap terjaga di tengah persaingan industri keuangan.

    Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah, isu kualitas layanan perbankan nasional ini relevan karena nasabah BNI di berbagai kota, termasuk kawasan Jateng, merasakan dampak dari kebijakan dan budaya kerja yang ditetapkan pusat. Tanpa mengubah fakta kegiatan yang berlangsung di wilayah tertentu, komitmen tersebut menjadi acuan mutu layanan di jaringan cabang.

    Tema delapan dekade dan keterlibatan pimpinan

    Peringatan digelar dengan tema “80 Tahun Melayani Sepenuh Hati”. Jajaran manajemen—direksi, komisaris, hingga Senior Executive Vice President—turut menyapa nasabah di sejumlah titik layanan. Kehadiran pimpinan di lantai operasional dimaksudkan sebagai sinyal bahwa mutu interaksi harian bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari amanah perusahaan.

    Di Wilayah 15, kegiatan antara lain berlangsung di Cabang Kramat dengan kehadiran Direktur Operations Ronny Venir, serta di Cabang Gambir yang didatangi Direktur Information Technology Toto Prasetio. Interaksi langsung itu menegaskan bahwa pengawasan layanan berjalan dari level tertinggi hingga unit di lapangan.

    Pesan integritas dari RCEO Wilayah 15

    RCEO Wilayah 15 Koko Prawira menekankan bahwa semangat melayani harus bertumpu pada integritas yang diterapkan merata di setiap pekerjaan. Menurut keterangannya pada Senin, 7 September 2026, integritas tidak berhenti sebagai nilai tertulis perusahaan, melainkan harus tampak dalam keputusan dan tindakan insan BNI saat menjalankan amanah kepada nasabah maupun negara.

    Ia mengaitkan semangat tersebut dengan sejarah institusi yang lahir dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dituntut berkontribusi pada kemajuan bangsa. Landasan nilai Swadharma Bhakti Nagara serta Seva, Karya, dan Raksa diarahkan agar pengabdian tulus, karya berintegritas, serta penjagaan amanah menjadi kebiasaan kerja sehari-hari.

    Kepercayaan nasabah sebagai amanah generasional

    Komisaris Utama BNI Omar Sjawaldy Anwar menyoroti bahwa kepercayaan nasabah adalah amanah yang dijaga lewat pelayanan tulus dan kepedulian nyata. Usia delapan puluh tahun, menurutnya, tidak hanya menandai angka kronologis, tetapi juga rentetan kepercayaan yang dipelihara lintas generasi melalui mutu layanan yang berkesinambungan.

    Penekanan pada kepedulian nyata sejalan dengan ekspektasi masyarakat modern yang menilai bank dari kecepatan, transparansi, dan sikap petugas di cabang maupun kanal digital. Harpelnas menjadi pengingat berkala agar standar itu tidak longgar.

    Implikasi bagi nasabah di daerah, termasuk Jateng

    Meskipun rangkaian yang diliput berpusat pada kegiatan manajemen di wilayah terkait, arah kebijakan layanan bersifat nasional. Nasabah di Semarang dan kota lain di Jawa Tengah pada prinsipnya dilayani dalam koridor komitmen yang sama: integritas, sapaan yang humanis, serta penjagaan amanah dana masyarakat.

    • Penegasan integritas sebagai dasar setiap keputusan layanan
    • Kehadiran pimpinan di cabang sebagai contoh standar mutu
    • Nilai perusahaan diarahkan pada pengabdian dan penjagaan kepercayaan
    • Tema 80 tahun sebagai pengingat kontinuitas layanan antargenerasi

    Dengan menempatkan Harpelnas sebagai momen evaluasi budaya kerja, BNI berupaya menjaga reputasi di mata nasabah ritel maupun korporasi. Keberlanjutan kepercayaan itu bergantung pada konsistensi di luar seremoni: antrean yang tertib, informasi produk yang jernih, serta penanganan keluhan yang akuntabel.

    Secara keseluruhan, peringatan Harpelnas 2026 BNI menampilkan kombinasi simbolik dan operasional—tema pengabdian delapan dekade, kunjungan direksi ke cabang, serta pernyataan manajemen soal integritas—sebagai cara memperkuat posisi bank di tengah tuntutan layanan keuangan yang semakin tinggi.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Harpelnas 2026, BNI, layanan nasabah, perbankan, integritas bank, kepercayaan nasabah, Semarang, Jawa Tengah

  • Dua Puluh Satu Orangutan di Nyaru Menteng Idap ISPA karena Kabut Asap

    Dua Puluh Satu Orangutan di Nyaru Menteng Idap ISPA karena Kabut Asap

    Ancaman kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kini merembet ke kesehatan satwa dilindungi. Sejumlah orangutan kabut asap di kawasan Hutan Kota Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sudah menunjukkan gejala infeksi saluran pernapasan akut meski api belum memasuki area konservasi tersebut. Bagi pembaca di Jawa Tengah, termasuk Semarang, isu ini mengingatkan bahwa kerusakan habitat di pulau lain tetap menjadi urusan nasional yang menyentuh warisan hayati Indonesia.

    Chief Executive Officer Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Jamartin Sihite, menjelaskan kondisi tersebut saat meninjau lokasi pada Sabtu, 5 September 2026. Ia menegaskan kawasan masih terhindar dari jilatan api, namun kualitas udara yang memburuk justru lebih dulu menekan populasi orangutan yang dirawat dan dilindungi di dalam hutan kota itu.

    Gejala pernapasan pada 21 ekor satwa

    Menurut keterangan BOSF, sebanyak 21 ekor orangutan di Nyaru Menteng kini memperlihatkan tanda-tanda ISPA setelah terpapar asap karhutla. Satwa yang sebagian besar waktunya dihabiskan di pepohonan tidak memiliki pelindung setara masker yang biasa dipakai manusia ketika polusi udara meningkat.

    Asap menjadi bahaya tersendiri selain kobaran api. Paparan partikel dan gas hasil pembakaran lahan gambut serta vegetasi membuat saluran napas orangutan rentan meradang. Tim medis konservasi terus memantau perkembangan gejala agar penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi memburuk.

    Evakuasi lima orangutan dari zona terancam

    Dampak karhutla juga memaksa kerja sama penyelamatan di lapangan. Bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah, pegiat konservasi telah mengevakuasi lima orangutan dari lokasi yang dinilai tidak lagi aman.

    Dua di antaranya adalah induk dan anak bernama Raya serta Rayu. Keduanya dijumpai di kawasan Hutan Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada 2 September 2026. Saat ditemukan, keduanya bertahan di atas pohon sementara lahan gambut di bawahnya terbakar dan asap mengepung habitat.

    Proses pengeluaran satwa dari titik sulit sering memakan waktu panjang. Jika akses darat terhambat, petugas harus menyusuri jalur sungai. Dokter hewan dan peralatan medis ikut dilibatkan agar gangguan kesehatan bisa langsung ditangani begitu orangutan berhasil diamankan.

    Laporan warga yang terlambat menghambat penyelamatan

    Selain medan berat, keterlambatan informasi dari masyarakat menjadi kendala berulang. Manajer Program Orangutan Foundation Indonesia menyebutkan, ada kalanya satwa baru dilaporkan setelah sempat berada di sekitar permukiman selama satu hingga dua hari.

    Semakin cepat laporan masuk, semakin besar peluang tim tiba sebelum habitat makin rusak atau kondisi fisik satwa menurun. Para pegiat menekankan bahwa keselamatan satwa liar tidak boleh dianggap soal sampingan ketika musim karhutla berlangsung.

    • Segera laporkan keberadaan orangutan yang terdesak ke permukiman atau kawasan rawan asap.
    • Jaga habitat yang masih utuh agar satwa terdampak punya ruang aman untuk dipindahkan.
    • Perlakukan satwa liar sebagai makhluk hidup yang berhak atas rasa aman, setara dengan manusia.

    Pesan konservasi untuk publik di luar Kalimantan

    Yoga dari OFI mengingatkan pentingnya mempertahankan “rumah” hutan yang masih baik. Habitat utuh menjadi tujuan jelas bagi satwa yang harus dievakuasi dari zona berasap atau terbakar. Ia juga mengajak masyarakat memandang orangutan dan satwa liar lain bukan sebagai objek yang bisa dikesampingkan saat bencana asap terjadi.

    Bagi warga Semarang dan Jawa Tengah, berita ini relevan sebagai pengingat bahwa konservasi orangutan adalah bagian dari tanggung jawab kolektif. Dukungan terhadap edukasi lingkungan, penolakan terhadap praktik pembakaran lahan, serta perhatian pada berita satwa dilindungi membantu memperkuat tekanan publik agar penanganan karhutla dan perlindungan habitat berjalan lebih serius.

    Pemantauan kesehatan 21 orangutan bergejala ISPA di Nyaru Menteng, evakuasi lima ekor termasuk pasangan Raya dan Rayu, serta imbauan agar warga tidak menunda laporan, menjadi potret betapa asap karhutla sudah menekan satwa jauh sebelum api tiba di gerbang kawasan konservasi. Kecepatan respons dan kepedulian lintas daerah tetap dibutuhkan agar tekanan terhadap populasi orangutan tidak berlanjut.

    Sumber: Liputan6.

    Tag: orangutan Kalimantan, kabut asap karhutla, ISPA satwa, Nyaru Menteng, evakuasi orangutan, konservasi BOSF, Palangka Raya, hutan gambut

  • Analis: Iran Siap Naikkan Eskalasi Konflik saat Trump Tertekan Jelang Midterm

    Analis: Iran Siap Naikkan Eskalasi Konflik saat Trump Tertekan Jelang Midterm

    Prediksi soal eskalasi Iran Trump kembali mengemuka setelah seorang akademisi di Doha menilai Teheran akan memperkeras langkahnya dalam beberapa pekan ke depan. Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah yang mengikuti dinamika geopolitik, isu ini relevan karena ketegangan di Timur Tengah kerap berimbas pada harga energi dan stabilitas pasar global.

    Mohamad Elmasry, profesor di Doha Institute for Graduate Studies, menyampaikan keyakinannya bahwa Iran akan menaikkan tensi konflik dalam jangka waktu sekitar delapan minggu. Ia merujuk pada laporan The New York Times yang mengutip pejabat intelijen Amerika Serikat. Menurut laporan itu, pihak Iran dinilai cenderung beralih ke langkah yang lebih ofensif ketimbang bertahan.

    Alasan Teheran dinilai tak lagi pasif

    Elmasry menjelaskan, Iran tidak lagi mau hanya menunggu dan membiarkan Amerika Serikat menentukan tempo serta intensitas konflik. Menurutnya, sikap itu muncul karena Teheran melihat peluang di tengah posisi Presiden AS Donald Trump yang dinilai relatif lemah secara politik.

    Dalam pernyataannya kepada Al Jazeera, sang profesor menekankan bahwa Iran memahami kerentanan ekonomi Amerika Serikat terhadap guncangan tambahan. Tekanan baru di ranah keamanan atau energi, kata dia, bisa menjadi beban berat bagi Washington.

    Kaitan dengan pemilu sela di Amerika

    Faktor pemilu sela menjadi bagian penting dari analisis tersebut. Partai Republik, yang berkepentingan meraih hasil baik di tengah-tengah masa jabatan, dinilai tidak menginginkan ketidakstabilan ekstra. Logika ini, menurut Elmasry, mendorong Iran untuk memilih momen eskalasi sekarang.

    Dengan kata lain, tekanan terhadap Trump ditempatkan pada titik yang dianggap paling sensitif: stabilitas politik dalam negeri dan daya tahan ekonomi. Langkah ofensif pada periode ini dipandang sebagai cara memanfaatkan ruang gerak yang terbuka.

    Laporan intelijen dan pergeseran sikap Iran

    Rujukan ke laporan The New York Times memperkuat nada peringatan itu. Pejabat intelijen AS, sebagaimana dikutip media tersebut, menilai Iran akan lebih banyak mengambil inisiatif ofensif. Pergeseran dari pola defensif ke ofensif menandakan perubahan kalkulasi strategis di Teheran.

    Elmasry menambahkan bahwa Iran merasa tidak perlu lagi bersikap diam. Mereka ingin menentukan sendiri laju konflik, bukan sekadar mengikuti kerangka yang digariskan Washington. Narasi ini menggambarkan kontestasi pengaruh yang semakin terbuka antara kedua pihak.

    Implikasi yang perlu dicermati publik

    Meskipun pusat kejadian berada jauh dari Indonesia, gejolak AS–Iran sering memengaruhi harga minyak dunia dan sentimen pasar. Masyarakat Jawa Tengah, termasuk pelaku usaha dan konsumen di Semarang, terbiasa merasakan dampak tidak langsung ketika harga energi global bergerak tajam.

    Hingga saat ini, penilaian Elmasry bersifat analisis pakar berdasarkan laporan yang beredar, bukan pengumuman resmi kebijakan Iran. Publik diimbau mengikuti perkembangan dari sumber terpercaya agar tidak terjebak spekulasi berlebihan.

    Secara keseluruhan, isu ini menggarisbawahi betapa kalender politik dalam negeri AS dapat memengaruhi perhitungan aktor regional di Timur Tengah. Delapan minggu ke depan, menurut pandangan sang profesor, menjadi rentang waktu yang rawan eskalasi.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Iran, Donald Trump, pemilu sela AS, eskalasi konflik, Timur Tengah, politik internasional, ekonomi global

  • Belanda Tarik Emas dari Amerika Utara, Eropa Perkuat Kesiapan di London

    Belanda Tarik Emas dari Amerika Utara, Eropa Perkuat Kesiapan di London

    Langkah bank sentral Belanda memindahkan cadangan emas Eropa dari Amerika Serikat dan Kanada ke London menjadi sorotan pasar global. Keputusan itu diambil di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan alasan kesiapan menghadapi krisis dan kemudahan akses terhadap aset strategis tersebut. Bagi pembaca di Semarang dan Jawa Tengah yang mengikuti pergerakan komoditas serta arah moneter dunia, fenomena ini memberi gambaran bagaimana bank sentral mengelola risiko di luar batas wilayahnya.

    De Nederlandsche Bank mengonfirmasi bahwa sekitar 86 ton emas dari total gabungan sekitar 313 ton yang sebelumnya tersimpan di Amerika Utara telah dialihkan. Emas itu kini berada di brankas Bank of England. Pemindahan berlangsung antara Maret dan Agustus, dengan penekanan agar logam mulia dapat segera dimanfaatkan bila situasi darurat muncul.

    Gejolak dunia mendorong penyimpanan lebih dekat

    Kondisi internasional yang penuh tegangan menjadi latar utama. Perang dagang maupun konflik militer mendorong sejumlah negara meninjau ulang lokasi penyimpanan cadangan. Menyimpan emas lebih dekat ke pusat yang dianggap aman dan likuid dipandang sebagai langkah pencegahan, bukan sinyal panik harian.

    Pola serupa pernah muncul pada masa ketidakstabilan sebelumnya. Analis riset Goldman Sachs, Lina Thomas dan Daan Struyven, mengingatkan bahwa pada era Perang Dingin sebagian bank sentral Eropa justru menempatkan kepemilikan emas di New York. Arah pergerakan kini berbalik: aset digeser agar lebih terkendali ketika risiko global meningkat.

    Belanda, Prancis, dan jejak Bundesbank

    Belanda menegaskan pemindahan bertujuan membuat institusi moneter “lebih siap menghadapi krisis parah”. Olaf Sleijpen dari bank sentral Belanda menyatakan pihaknya berharap emas itu tidak pernah perlu dipakai, namun ketahanan dan kesiapan tetap harus diperkuat. Penempatan di London dipilih agar cadangan tersedia cepat jika dibutuhkan.

    Prancis pada awal tahun mengumumkan telah menarik cadangan emasnya dari Amerika Serikat kembali ke dalam negeri. Jerman melalui Bundesbank sebelumnya menyelesaikan repatriasi lebih dari 216 ton dari luar negeri—111 ton dari New York dan 105 ton dari Paris—dalam proses bertahun-tahun hingga 2016. Rangkaian langkah itu menunjukkan bahwa peninjauan lokasi cadangan bukan episod tunggal, melainkan bagian dari penyesuaian jangka menengah bank sentral Eropa.

    Perang dagang bukan satu-satunya pemicu

    Joseph Cavatoni, ahli strategi pasar senior di World Gold Council, menilai ketegangan perdagangan dan konflik turut memengaruhi sebagian keputusan, tetapi bukan faktor tunggal yang dominan. Inflasi, suku bunga, serta kemudahan memperdagangkan emas dalam waktu singkat juga menjadi pertimbangan praktis bagi pengelola cadangan.

    Menurut Cavatoni, belum terlihat tanda bencana besar yang akan segera terjadi. Yang berubah adalah tingkat pemahaman bank sentral dalam mengelola, mengembangkan, dan memanfaatkan aset cadangan secara lebih cermat. Dengan kata lain, pemindahan ke London lebih mencerminkan optimalisasi tata kelola dibanding spekulasi horor ekonomi.

    Mengapa London menjadi tujuan utama

    London dinilai unggul sebagai pusat perdagangan emas dunia. Saat krisis menuntut transaksi cepat—baik pembelian maupun penjualan—kedekatan dengan pasar yang dalam dan aktif menjadi keunggulan. Bank of England telah lama menjadi lokasi penyimpanan populer karena infrastruktur brankas dan ekosistem perdagangan yang matang.

    Bagi pelaku usaha dan pemantau pasar di Semarang, arus emas antarbenua ini relevan sebagai indikator sentimen risiko global. Harga emas sering menjadi barometer ketidakpastian; pergeseran fisik cadangan oleh bank sentral mempertegas bahwa likuiditas dan yurisdiksi penyimpanan kini sama pentingnya dengan volume kepemilikan.

    • Sekitar 86 ton emas Belanda dialihkan dari AS dan Kanada ke London.
    • Total posisi terkait di Amerika Utara sebelumnya sekitar 313 ton.
    • Prancis menarik emas dari AS; Jerman pernah merepatriasi lebih dari 216 ton hingga 2016.
    • Faktor pendukung: geopolitik, inflasi, suku bunga, dan kecepatan perdagangan.

    Secara keseluruhan, pemindahan cadangan emas Eropa menandai penyesuaian strategi di tengah dunia yang lebih volatile. Belanda menempatkan sebagian besar fokus pada kesiapan krisis, sementara London menegaskan perannya sebagai hub. Tanpa perlu dibaca sebagai alarm kehancuran, langkah tersebut tetap layak dicermati sebagai bagian dari arsitektur keuangan global yang sedang menata ulang posisi aset paling likuid dan netral secara historis.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: cadangan emas, bank sentral Eropa, Belanda, London, gejolak geopolitik, Bank of England, emas dunia, ekonomi global